
Alat ini yang berbasis PIC16F84 memiliki beberapa keterbatasan, yaitu jalur RB6 dan RB7 tidak dapat digunakan. Hal ini karena kedua jalur ( line ) tersebut digunakan untuk memprograman. Dalam beberapa kasus hal ini tidak menimbulkan masalah karena masih ada beberapa jalur I/O yang masih dapat dimanfaatkan. Adapun Blok diagram PIC to BreadBoard ini adalah sebagai berikut.

Gambar Blok Diagram PIC to Breadboard
Pin-pin yang terdapat pada bagian bawah adalah pin yang nantinya dimasukkan kedalam breadboard. Adapun nama-nama pin tersebut adalah :
No Pin Sifat Nama
1 Input +9 Volt ( masukan daya ke alat )
2 Output +5 Volt ( keluaran +5V dari alat )
3 - Ground
4 I/O RB0
5 I/O RB1
6 I/O RB2
7 I/O RB3
8 I/O RB4
9 I/O RB5
10 - no use
11 I/O RA0
12 I/O RA1
13 I/O RA2
14 I/O RA3
15 I/O RA4
Cara mempergunakan alat ini cukup mudah saja. Pertama pasangkan alat ke Breadboard. Hati-hati pada saat menancaplan alat ke dalam lubang pada breadboard. Setelah tertancap, hubungkan kabel pemrogram dari alat ke serial port komputer ( PC ). Alat ini tidak memiliki catu daya, oleh karena itu harus dihubungkan dengan dengan sumber +9 Volt dari luar (pena 1) setelah itu pada pena 2 akan tersedia +5Volt yang dapat dipakai untuk mendayai alat lain ( misalnya LED dll ).
Pada saat mau memprogram alat, maka saklar pada sisi kanan harus di posisikan pada “PROG” baru setelah selesai proses pemrograman, maka saklar tersebut dipindah pada posisi “RUN”. Pada saat saklar pada posisi “PROG” maka pada kaki 4 PIC16F84 akan menerima tegangan sampai +14 Volt oleh karena itu dikatakan sebagai mode program. Jika saklar pada posisi “RUN” maka kaki 4 PIC16F84 akan bertegangan +5 Volt dan mikrokontroler akan menjalankan program yang telah diterimanya.

Gambar Software Picprog untuk mendownload program
Adapun rangkaian PIC to Breadboard adalah sebagai berikut.
Gambar Rangkaian PIC to Breadboard

